Menambahkan SEO di Joomla dan Solusi Internal Server Error 500
November 10th, 2010  |  Linux, Tip & Tricks, Windows

Search Engine Optimization ( Optimisasi Mesin Pencari ) yang biasa kita singkat sebagai SEO adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

Sebelumnya saya sudah membuat artikel cara menambahkan permalink di wordpress, sekarang saya mau membuat artikel cara menambahkan SEO di Joomla. Supaya link address di Joomla yang defaultnya :

http://www.sample-saja.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=22&Itemid=54

menjadi

http://www.sample-saja.co.id/contoh-produk/produk.html

tentunya dengan alamat tersebut memudahkan Google untuk mengindex web kita.

Di joomla 1.5.x sendiri sudah ada fitur untuk SEO sendiri di menu Administrator -> Site -> Global Configuration.

Silahkan centang seperti gambar diatas. Perlu diingat, web server kita harus sudah mendukung mod_rewrite. Bila Anda pemakai hosting, mayoritas hosting sudah mendukung mod_rewrite.

Lalu ubah nama file htaccess.txt di root folder web Anda menjadi .htaccess bila web server Anda memakai System Operasi Linux hal ini tidak menjadi masalah, tetapi bila di Windows ini akan menjadi masalah karena kita diharuskan memasukkan nama file sebelum extensi file. Untuk mengatasi masalah ini saya menggunakan Plugin Joomla Ext Plorer, bisa Anda download disini.

Sampai disini proses pengaktifan Fitur SEO sudah selesai, namun ada kalanya bila Anda pemakai hosting keluar masalah seperti ini :

Internal Server Error

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.
Please contact the server administrator, you@example.com and inform them of the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the error.
More information about this error may be available in the server error log.

Untuk mengatasi masalah tersebut, silahkan buka file .htaccess, lalu beri tanda comment ( # ) di bagian :

Options +FollowSymLinks menjadi # Options +FollowSymLinks

Jika Anda memakai Virtual Domain, uncomment pada bagian ini :

# RewriteBase / menjadi RewriteBase /

Note:
Bila website yang dimaksud bukan berada di direktori root tetapi berada di dalam folder lagi misal: http://namadomain.com/blog maka RewriteBase-nya juga harus langsung diarahkan ke folder tersebut:

RewriteBase /blog

Naufal at 4:20 PM March 13

Salam kenal, Mas saya baru belajar joomla nih. Tapi saya kesulitan sudah berkali-kali saya coba tetapi sealu error untuk setting SEO.
Saya sudah lakukan rename htaccess.txt jadi .htaccess dan sudah juga setting seo nya jadi Yes semua, tapi setelah saya klik artikelnya pesan error nya “he requested URL /aqidah.html was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.”

Saya pakai hosting mas, o iya semua tanda # di . htaccess sudah saya hilangkan… mohon pencerahannya mas.

Choirudin at 5:59 PM March 13

Salam kenal juga Mas Naufal, Saya juga sama kok memakai hosting juga, coba kamu baca lebih teliti di bagian ini :

Jika Anda memakai Virtual Domain, uncomment pada bagian ini :

# RewriteBase / menjadi RewriteBase /

Note:
Bila website yang dimaksud bukan berada di direktori root tetapi berada di dalam folder lagi misal: http://namadomain.com/blog maka RewriteBase-nya juga harus langsung diarahkan ke folder tersebut:

RewriteBase /blog

Naufal at 7:16 PM March 13

Mas, gimana cara tau domain kita di root atau ngak ? Maaf saya tau nya login ke cpanel ya bla.blaa..terus deh. Mohon pencerahannya mas.

Choirudin at 6:41 AM March 16

Maksudnya bila kita memasukan di http://www.contoh.com itu berarti ada di dokumen root. Terus kalo kita masukkan di http://www.contoh.com/toko itu berarti bukan di root harus rubah rewrite base seperti yang saya bilang diatas.

Jangan lupa buang tanda # di # RewriteBase / karena kalo kamu hosting berarti menggunakan Virtual Domain.

karnogp at 7:10 AM June 18

saya sudah coba cara diatas tapi saat saya upload gambar produk (upload di Component K2 atau Media Manager) selalu muncul Internal Server Error. Padahal space hosting saya masih sisa 350 MB dari Quota 1000 MB

Choirudin at 7:26 PM June 30

Kemungkinan itu masalah di permission, dimana owner tidak ada hak penuh di folder tersebut.

Domain & Web Site

Mau buat domain & Web sendiri ? Kami menyediakan jasa pembuatan domain beserta hosting dan jasa pembuatan website !

Instalasi Komputer

Bingung instalasi komputer ? Tidak usah bingung, kami siap membantu Anda. Silahkan Hubungi Kami melalui Fasilitas Chat With Me